Wagub Jihan Nurlela Hadiri Haul ke-8 KH Muhammad Sobari dan Haul ke-25 Hadiyu Provinsi Lampung di Ponpes Al-Hikmah Bandar Lampung

PROV. LAMPUNG31 Dilihat

BANDARLAMPUNG — wartaoneindonesia.com, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri rangkaian peringatan Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari sekaligus Haul ke-25 Hadiyu Provinsi Lampung yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Kota Bandar Lampung, Senin malam (9/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jihan menuturkan bahwa kegiatan haul tidak sekadar menjadi tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan pemerintah daerah dengan para ulama serta tokoh masyarakat.

Ia menilai suasana kebersamaan bersama para kiai dan jemaah menghadirkan ketenangan batin di tengah realitas kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan.

“Bertemu dan duduk bersama para alim ulama seperti ini menjadi ruang menenangkan diri. Di tengah berbagai dinamika, inilah keteduhan yang sangat kita butuhkan,” kata Jihan.

Jihan juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hikmah yang selama ini konsisten melahirkan generasi muda yang memiliki kecakapan ilmu pengetahuan sekaligus kuat dalam nilai keagamaan.

Menurutnya, pesantren mempunyai peran penting dalam menanamkan Islam yang ramah, moderat, serta berakhlak mulia di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Ia berharap para santri Al-Hikmah ke depan dapat berkontribusi nyata di masyarakat sebagai penyebar nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Pada momen haul tersebut, Jihan turut mengenang almarhum KH Muhammad Sobari sebagai sosok ulama yang sederhana, rendah hati, serta teguh dalam menjalankan dakwah.
Ia menambahkan, perjalanan 25 tahun Dzikir Haul Lampung menjadi bukti bahwa ikhtiar spiritual yang dibangun dengan ketulusan akan terus mengalirkan manfaat bagi umat.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen menempatkan pembangunan daerah sejalan dengan penguatan iman, kebersamaan sosial, dan pembinaan akhlak.

“Pembangunan tidak hanya berbicara soal fisik, tetapi juga menyentuh dimensi keilmuan dan nilai keislaman. Karena itu, pemerintah terus membuka diri terhadap masukan dan nasihat para ulama,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung, Basyaruddin Maisir, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Muhammad Sobari yang dihadiri ratusan jemaah dan santri.

Ia menuturkan bahwa haul menjadi sarana untuk meneladani perjuangan almarhum yang sejak tahun 1970 mengabdikan diri dalam pengembangan dakwah serta pendidikan Islam di Provinsi Lampung, hingga menetap dan berkiprah di kawasan Way Halim.

“Ketulusan dan keikhlasan beliau menjadi warisan yang sangat berharga. Al-Hikmah justru terus tumbuh setelah beliau wafat. Ini menjadi pelajaran bahwa perjuangan yang ikhlas akan melahirkan keberkahan,” pungkasnya. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *