{"id":2260,"date":"2026-04-21T03:19:38","date_gmt":"2026-04-21T03:19:38","guid":{"rendered":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/?p=2260"},"modified":"2026-04-21T03:19:38","modified_gmt":"2026-04-21T03:19:38","slug":"modus-ajari-main-game-pria-pengangguran-di-lampung-cabuli-bocah-10-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/modus-ajari-main-game-pria-pengangguran-di-lampung-cabuli-bocah-10-tahun\/","title":{"rendered":"Modus Ajari Main Game, Pria Pengangguran di Lampung Cabuli Bocah 10 Tahun"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">Bandar Lampung &#8211; wartaoneindonesia.com, Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang pria pengangguran berinisial AA (29), lantaran diduga mencabuli bocah laki-laki berusia 10 tahun di sebuah kamar mandi mushola.<\/p>\n<p>Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan pengungkapan kasus itu dilakukan pada Senin, 6 April 2026.<\/p>\n<p>\u201cPelaku diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dan saat ini sudah dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut,\u201d kata Kompol Gigih, Senin (20\/4\/2026).<\/p>\n<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, (5\/4\/2026), sekitar pukul 15.30 WIB di salah satu mushola di Kecamatan Tanjung Senang, kota setempat.<\/p>\n<p>Gigih menuturkan, kejadian bermula saat korban bersama temannya pulang berbelanja dari sebuah minimarket di Jalan Cendana.<\/p>\n<p>Di perjalanan, mereka bertemu dengan pelaku yang kemudian mengajak berbincang dengan alasan ingin menyampaikan hal penting.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku lalu mengajak korban dan dua temannya menuju mushola yang berada tidak jauh dari lokasi. Setibanya di sana, pelaku sempat mengajak korban berbincang di area tempat wudhu dan menawarkan permainan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Dengan bujuk rayu, pelaku kemudian mengarahkan korban masuk ke kamar mandi musala. Sementara itu, dua teman korban diminta menunggu di luar.<\/p>\n<p>&#8220;Di dalam kamar mandi, pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban. Korban yang ketakutan akhirnya melarikan diri dan pulang ke rumah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Setibanya di rumah, korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Mendapat laporan itu, keluarga korban langsung mencari pelaku dan kemudian menyerahkannya ke pihak kepolisian.<\/p>\n<p>Kompol Gigih menambahkan bahwa pelaku sendiri tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.<\/p>\n<p>Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana pencabulan terhadap anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun kurungan.<\/p>\n<p>Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Bandar Lampung guna mendalami kasus tersebut. (***)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung &#8211; wartaoneindonesia.com, Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang pria <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/21\/modus-ajari-main-game-pria-pengangguran-di-lampung-cabuli-bocah-10-tahun\/\" title=\"Modus Ajari Main Game, Pria Pengangguran di Lampung Cabuli Bocah 10 Tahun\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2259,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-2260","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hukum-dan-kriminal"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2260"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2262,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2260\/revisions\/2262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2260"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}