{"id":2424,"date":"2026-04-28T12:21:22","date_gmt":"2026-04-28T12:21:22","guid":{"rendered":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/?p=2424"},"modified":"2026-04-28T12:21:22","modified_gmt":"2026-04-28T12:21:22","slug":"dari-fgd-ke-aksi-nyata-eva-dwiana-targetkan-bandar-lampung-bebas-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/28\/dari-fgd-ke-aksi-nyata-eva-dwiana-targetkan-bandar-lampung-bebas-banjir\/","title":{"rendered":"Dari FGD ke Aksi Nyata, Eva Dwiana Targetkan Bandar Lampung Bebas Banjir"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">Bandar Lampung \u2013 wartaoneindonesia.com, Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan persoalan banjir melalui langkah strategis berbasis kolaborasi dan kajian ilmiah.<\/p>\n<p>Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Eva Dwiana dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Selasa (28\/4\/2026).<\/p>\n<p>FGD bertajuk \u201cRoadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan, dan Kebijakan\u201d ini menjadi wadah penyatuan gagasan antara pemerintah, akademisi, hingga komunitas dalam merumuskan solusi konkret mengatasi banjir yang kerap melanda kota.<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut dibuka oleh perwakilan Gubernur Lampung melalui Kepala Bappeda Provinsi Lampung yang menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penanganan banjir secara kolaboratif di ibu kota provinsi.<\/p>\n<p>Sejumlah pihak turut ambil bagian dalam forum ini, mulai dari pakar lingkungan, praktisi tata kota, OPD, Forkopimda, hingga unsur masyarakat dan mahasiswa. Mereka bersama-sama membahas langkah komprehensif, seperti pembenahan drainase, normalisasi sungai, penguatan kawasan resapan air, serta penataan ruang berbasis lingkungan.<\/p>\n<p>Dalam forum tersebut, disepakati komitmen bersama untuk mengimplementasikan roadmap penanganan banjir berbasis data, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat.<br \/>\nEva Dwiana menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa diselesaikan secara parsial.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak harus terlibat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi Bandar Lampung yang dilalui puluhan aliran sungai menjadi tantangan besar. Dari data yang ada, terdapat enam sungai besar dan puluhan saluran kecil yang melintasi wilayah kota.<\/p>\n<p>Namun, kondisi tersebut diperparah oleh adanya bangunan yang berdiri di atas aliran sungai sehingga menghambat fungsi drainase alami.<\/p>\n<p>\u201cAliran air banyak yang tidak normal karena tertutup bangunan. Ini menjadi salah satu penyebab utama banjir,\u201d jelasnya.<br \/>\nMeski demikian, Pemkot tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam melakukan penertiban bangunan di atas saluran air.<\/p>\n<p>\u201cKita tidak ingin menimbulkan konflik. Tapi penanganan harus tetap berjalan agar masalah ini tidak terus berulang,\u201d tegas Eva.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, serta Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung dalam mengatasi banjir secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.<br \/>\nMenurutnya, tanpa langkah terpadu, banjir akan terus menjadi ancaman setiap musim hujan.<\/p>\n<p>Eva juga mengapresiasi kontribusi akademisi dan komunitas lingkungan yang telah memberikan masukan dalam penyusunan roadmap tersebut.<\/p>\n<p>Ia berharap, hasil dari forum ini dapat segera ditindaklanjuti menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.<br \/>\n\u201cHarapannya jelas, ke depan Bandar Lampung bisa terbebas dari banjir dan masyarakat bisa hidup lebih nyaman,\u201d pungkasnya. (Wan)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung \u2013 wartaoneindonesia.com, Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/2026\/04\/28\/dari-fgd-ke-aksi-nyata-eva-dwiana-targetkan-bandar-lampung-bebas-banjir\/\" title=\"Dari FGD ke Aksi Nyata, Eva Dwiana Targetkan Bandar Lampung Bebas Banjir\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2423,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[47],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-2424","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kota-bandar-lampung"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2424"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2426,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2424\/revisions\/2426"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2424"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/wartaoneindonesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}