Kasdam XXI/Radin Inten Tinjau Lahan Calon Pembangunan Rindam di Way Pisang

TNI & POLRI60 Dilihat

Lampung Selatan – wartaoneindonesia.com, Wakil Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanah Register 1 Way Pisang yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Resimen Induk Kodam (Rindam) XXI/Radin Inten. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Siring, Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (5/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Andrian Susanto didampingi sejumlah pejabat Kodam XXI/RI serta unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan. Turut hadir Asintel dan Aslog Kasdam XXI/RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Dandenintel Dam XXI/RI, Kapolres Lampung Selatan, Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Kasdim 0421/Lamsel, Pabanda Pam Kodam XXI/RI, Camat Ketapang, Danramil 421-03/Penengahan, Kapolsek Penengahan, Dansub Denpom II/3 Lamsel, serta undangan lainnya.

Kasdam XXI/Radin Inten menjelaskan bahwa lahan Register 1 Way Pisang merupakan aset milik negara yang direncanakan untuk mendukung pembangunan Rindam XXI/RI. Menurutnya, keberadaan Rindam nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan dan latihan militer, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Pembangunan Rindam ini akan menjadi pusat pendidikan dasar keprajuritan bagi prajurit TNI AD yang baru, sekaligus sebagai tempat peningkatan kemampuan prajurit di wilayah. Secara tidak langsung, aktivitas tersebut juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” ungkap Brigjen TNI Andrian Susanto.

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan bahwa insiden anarkis yang sempat terjadi sebelumnya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Desa Kemukus dan Desa Sripendowo di Kecamatan Ketapang, untuk mendukung penuh program pembangunan strategis pemerintah.

“Kami mengimbau agar masyarakat bersikap kooperatif dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Peran kepala desa dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan yang bertujuan untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *