Pangkormar Cup 2026 Resmi Dibuka, Semangat Juang Karate Warnai HUT ke-81 Korps Marinir

TNI & POLRI90 Dilihat

BANDAR LAMPUNG — wartaoneindonesia.com, Lebih dari 1.000 karateka dari berbagai penjuru Tanah Air turun memperebutkan prestasi dalam Kejuaraan Karate Pangkormar Cup 2026. Ajang yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Korps Marinir Tahun 2026 itu resmi dibuka di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (30/10/2026).

Kejuaraan ini bukan sekadar arena adu teknik dan kekuatan. Korps Marinir TNI AL menjadikannya sebagai bagian dari upaya mencetak sekaligus menempa bibit-bibit atlet karate potensial yang diharapkan mampu menembus level nasional hingga internasional.

Pembukaan kejuaraan dilakukan Asisten Perencanaan dan Anggaran Panglima Korps Marinir (Asrena Pangkormar) Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr.Opsla., M.Han.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., turut hadir sekaligus bertindak sebagai Ketua Panitia Penyelenggara.

Ribuan atlet tersebut ambil bagian dalam tiga kategori pertandingan, yakni kategori TNI/Polri, Open Turnamen, dan Festival Pelajar. Komposisi peserta yang melibatkan unsur militer, kepolisian, atlet umum, hingga pelajar menunjukkan bahwa kejuaraan ini diarahkan menjadi ruang pembinaan olahraga yang menjangkau berbagai lapisan.

Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Asrena Pangkormar menegaskan komitmen Korps Marinir untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembinaan prestasi olahraga nasional, khususnya cabang olahraga karate.

“Melalui kejuaraan turnamen karate tahun ini, Korps Marinir ingin mengambil peran aktif dalam pembinaan prestasi olahraga nasional, khususnya cabang olahraga karate. Kami ingin mencari dan menempa bibit-bibit muda berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kejuaraan tidak semata diukur dari siapa yang keluar sebagai juara. Lebih jauh, arena pertandingan harus mampu membentuk karakter atlet agar memiliki disiplin, jiwa korsa, mental tangguh, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Nilai tersebut dinilai penting, terutama bagi generasi muda yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding dan karakter kuat.

“Selain aspek prestasi, esensi utama dari kejuaraan ini adalah memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, jiwa korsa, dan sportivitas di kalangan generasi muda, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” katanya.
Kepada seluruh karateka yang berlaga, Asrena Pangkormar meminta pertandingan dijadikan momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Kepada seluruh karateka, bertandinglah secara sportif dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian,” pesannya.

Kejuaraan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, dan organisasi olahraga di Lampung. Sejumlah pejabat Forkopimda Provinsi Lampung hadir dalam pembukaan, antara lain Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Drs. Muhammad Firsada, M.Si., CACP., Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., serta unsur Kodam XXI, Polda Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung dan BIN Daerah Lampung.

Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Lanud, Lanal Lampung, Korem, Polairud Polda Lampung, Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Provinsi Lampung, Ketua dan Pengurus Cabang 7 PG Kormar, serta jajaran Perwira Staf Brigif 4 Marinir/BS.

Dengan jumlah peserta yang menembus angka 1.000 atlet, Pangkormar Cup 2026 menjadi salah satu panggung penting bagi para karateka untuk menguji kemampuan sekaligus memburu prestasi.

Lebih dari sekadar perebutan medali, turnamen ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya talenta-talenta baru karate Indonesia. Korps Marinir menempatkan olahraga sebagai salah satu instrumen pembentukan generasi muda yang disiplin, tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Momentum HUT ke-81 Korps Marinir pun tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi diterjemahkan melalui kontribusi nyata dalam pembinaan olahraga dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *